tribunnews.com Sejak awal Agustus 2015, Pemerintah Kota Malang mendirikan warung infaq di Pasar Comboran.
Warung ini untuk masyarakat kalangan menengah bawah, yang tak memiliki penghasilan cukup. Mereka bisa makan gratis di sini, dan sepuasnya.
Sabtu (7/11/2015) siang, Wawa (54), seorang tuna wisma yang mengaku berasal dari Kecamatan Sukun tinggal berjalan gontai menuju Pasar Comboran, yang kala itu tengah diguyur hujan deras.
Wajahnya muram, mulutnya pun terkunci rapat, sementara langkahnya berjalan makin cepat.
Wawa menuju sebuah warung yang terletak di lantai dua pasar yang memiliki tiga lantai itu. Warung itu terletak di sisi barat, dan memiliki warna hijau. Warna ini berbeda dari warna bedak di sisi kanan atau kiri yang memiliki warna seragam, putih tulang.
Ukuran warung itu tergolong kecil. Berkisar 3 x 4 meter. Ada beberapa kursi makan yang menghadap dinding di sana. Selain itu, sebuah etalase makanan yang berisi lauk tahu, tempe, sayur asem, dan ikan mujair, serta kerupuk.
0 comments:
Post a Comment