WowKeren.com - Daeng Azis alias Abdul Azis disebut-sebut sebagai tokoh masyarakat di kawasan tempat hiburan malam Kalijodo. Para anak buah Daeng Azis juga sangat setia menjaga daerah lokalisasi yang berdiri sejak tahun 1960 silam tersebut.
Sumiyati yang merupakan salah satu pemulung di daerah sekitaran Kalijodo mengungkapkan pengalaman buruknya saat berurusan dengan anak buah Daeng Azis. Ia mengaku Kalijodo memang dikenal memiliki preman yang galak.
Bahkan, Sumiyati mengakui Daeng Azis tak segan untuk melukai anak buahnya yang melakukan kesalahan hingga cacat. "Kalau ada anak buahnya yang melakukan kesalahan, pasti langsung dibacok dengan parang," jelasnya di Kalijodo, Rabu (2/3).
"Makanya kalau lihat orang yang mukanya ada bekas jahitan, biasanya dia abis kena hukuman. Jadi dibuat cacat gitu," sambung Sumiyati. Ia juga menjelaskan pernah diusir oleh seorang pria bertubuh kekar dan penuh tato saat hendak mendatangi Kalijodo.
"Waktu dulu pernah saya masuk ke dalam, begitu lagi ngumpulin botol plastik, ditegur sama orang. Nggak tahu warga atau preman," ujar Sumiyati. "'Ngapain kamu, sudah sana pergi. Di sini sampah sudah ada yang ngumpulin'. Semenjak itu saya nggak berani lagi buat masuk. Soalnya memang galak-galak orangnya."
Sementara itu, saat ini Daeng Azis resmi ditahan karena dugaan pencurian listrik hingga merugikan negara Rp 500 juta per tahun. Tak hanya itu saja, ia juga diduga telah mencuri air secara ilegal dan masih diselidiki lebih lanjut. (wk/kr)
0 comments:
Post a Comment