Merdeka.com - Naas pasangan suami istri Alimudin (65) dan Harun (63) warga Jalan F Kalasuat Kota Sorong, Papua Barat tewas akibat kebakaran melanda rumah korban Sabtu (7/11) sore. Tewas pasutri ini
disebabkan oleh cucu korban bermain korek api.
"Akibat ledakan bensin karena korban menjual bensin eceran di depan rumah. Diduga ledakan bensin tersebut akibat cucu korban bermain korek api," kata Ansar (26) salah satu keluarga korban di Sorong, seperti dilansir Antara, Minggu.
Korban Harun, kata Ansar, tewas di tempat kejadian sedangkan suaminya Alimudin tewas setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Kota Sorong. Kini, lanjutnya, pasutri tersebut sudah dimakamkan di pekuburan muslim Kota Sorong oleh keluarga dibantu warga setempat.
Pada saat kebakaran tersebut diketahui korban Harun sedang tertidur pulas.
"Pada saat kebakaran itu korban Alimudin sedang berada di depan rumah sedangkan istrinya Harun sedang tidur di kamar," katanya.
"Alimudian berupaya masuk ke dalam rumah untuk menolong istrinya Harus namun tidak berhasil karena api begitu cepat membakar rumah korban. Harun tewas terbakar di TKP sedangkan Alimudin mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong," tambah Ansar.
Kaur Bin Ops Polres Kota Sorong Iptu Gelora Tarigan yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran rumah korban.
"Pihak kepolisian sudah meminta keterangan beberapa saksi yang ada di TKP pada saat kebakaran. Kebakaran rumah korban diduga kuat akibat cucu korban bermain korek api hingga mengenali bensin eceran yang dijualnya di depan rumah," ungkap Tarigan.
0 comments:
Post a Comment