Merdeka.com - Kebakaran hebat di rumah Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila Japto S. Soerjosoemarno di Jalan Sugiyopranoto No 32, Solo, Minggu (8/11) malam, akhirnya berhasil
dipadamkan. Si jago merah dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB setelah lima mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) asal Solo, Sukoharjo dan Karanganyar diturunkan.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata menyebutkan, api mulai melalap rumah Japto sekitar pukul 20.15 WIB. Di mana muncul asap pekat dari bagian belakang barat rumah tersebut.
Warga setempat, Darmi mengatakan, kebakaran itu terjadi di rumah bagian pojok belakang barat. Api tiba-tiba membesar dan membakar ruangan di bagian pojok belakang barat. Dia menduga kebakaran itu terjadi akibat hubungan arus pendek. Pasalnya, rumah yang berada di timur Istana Mangkunegaran itu hanya dihuni oleh pembantunya.
"Apinya cepat sekali, berasal dari arah dapur barat langsung membesar ke depan," ujarnya.
Kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu semakin mempercepat kobaran api. Dua penjaga langsung keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar. Warga melaporkan kejadian ke kelurahan setempat dan dilanjutkan ke Pemadam Kebakaran.
Warga yang panik berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Tak berapa lama, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dijinakkan setelah lima unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api sekitar pukul 22.20 WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Gatot Sutanto menambahkan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Namun lokasi rumah yang berada di kawasan padat penduduk membuat proses pemadaman sulit dilakukan.
"Kami meminta bantuan mobil pemadam kebakaran dari Sukoharjo dan Karanganyar guna mengantisipasi api merembet ke permukiman padat penduduk. Sekitar pukul 22.30 WIB api berhasil dipadamkan," katanya.
Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Lutfi menambahkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran.
"Yang terpenting, api sudah berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lainnya," pungkasnya.
0 comments:
Post a Comment