TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anggota Panitia Khusus Pelindo II Daniel Johan menilai Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino dibekingi oleh para pengusaha asing.
Pansus Pelindo II, menurut dia, sudah mencoba menelusuri siapa saja pihak yang membekingi Lino selama ini.
(‘Bukannya Saya Tidak Berani’, Ini Alasan Gugatan Praperadilan Pelindo II Dipending )
Setelah ditelusuri, ketahuan bahwa ada Li Ka Shing, pengusaha asal Hongkong, yang berteman dengan Rothschild, pengusaha besar berbasis di Eropa, AS, dan Asia. Li Ka Shing, kata Daniel, adalah pemilik Hutchison Port Holding.
Sementara perusahaan grup Rothschild terlibat sebagai penasihat keuangan independen yang disewa oleh Pelindo II.
"Jadi, sebenarnya siapa bos Lino? Bukan pemerintah, tapi dia dibekingi oleh Li Ka Shing," kata Daniel saat dihubungi, Sabtu (7/11/2015).
Daniel menengarai, kedekatan Lino dengan Li Ka Shing ini yang membuat RJ Lino memaksakan perpanjangan kontrak pengelolaan pelabuhan PT Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) ke Hutchinson Port Holding (HPH).
0 comments:
Post a Comment